Jangan jadikan COPAS (Copy-Paste) sebagai budaya ! ! !
Pin It

Sejarah Dan Perkembangan Serune Kalee Alat Musik Tradisional Aceh

0 comments



Sejarah Dan Perkembangan Serune Kalee Alat Musik Tradisional Aceh
Nanggroe Aceh - Setiap daerah di Nusantara memiliki alat musik tradisional sendiri, begitu pula dengan Aceh. Serune Kalee adalah alat musik tradisional Aceh yang memiliki nilai tersendiri dalam budaya Aceh dan sosial masyarakat Aceh serta memiliki sejarah yang sangat panjang. Seurune Kalee merupakan jenis alat musik yang menyerupai terompet (klarinet) pada umumnya akan tetapi memiliki bentuk atau pola yang berbeda. Segala macam unsur etnik yang dibawakan di Aceh tidak akan pernah terlepas dari Seurune Kalee, seperti pembawaan lagu etnik Aceh, puisi atau pementasan lainnya. Biasanya diiringi dengan alat musik tradisional Aceh lainnya, seperti Rapa`i dan gendrang. Seurune Kalee berasal dari dua kata, yaitu seurune yang merupakan nama alat musik tiup dalam adat Aceh, dan kalee yang merupakan nama desa di Laweung, Kabupaten Pidie. Jadi Seurune Kalee adalah alat musik tiup yang berasal dari Kalee. 

Seurune Kalee ini juga hampir sama dengan alat musik tradisional masyarakat Melayu, seperti di Padang, Malaysia dan disekitarnya. Selain itu alat musik ini juga hampir sama dengan alat musik di India yang sering digunakan dalam permainan ular kobra-nya. Persamaan ini didasari atas instrumen-instrumen yang serupa dalam hal laras nada, vibrasi, volume suara, dan dinamika suara.

Sejarah dan perkembangan Seurune Kalee alat musik tradisional Aceh ini telah ada sejak Islam masuk ke Aceh. Sebagian referensi menyatakan jika Seurune Kalee berasal dari Tiongkok atau China. Namun dalam literature China alat musik ini sangat jarang ditampilkan bahkan hampir tidak pernah. Dalam pemahaman yang lain alat musik ini bisa juga berasal dari daerah-daerah yang lain, karena Aceh dahulunya merupakan pelabuhan terbuka dan tempat transit kapal-kapal dagang dari berbagai negara disebabkan oleh letak Aceh yang sangat strategis. Merujuk fakta ini alat musik Seurune Kalee telah berkembang seiring dengan berkembangnya sejarah islam di Aceh, dan telah menjadi bagian dari situs-sius budaya masyarakat Aceh yang terus dilestarikan hingga sekarang. 

Cara Pembuatan Serune Kalee


Sejarah Dan Perkembangan Serune Kalee Alat Musik Tradisional Aceh

Memilih bahan dasar kayu yang keras dan kuat serta ringan, kemudian rendam kayu ini dalam air selama tiga bulan. Setelah masa peremdaman selesai, iris kay ini hingga menyisakan hati kayu yang kira-kira bulatannya sesuai untuk sebuah seruling. Kemudian bor dan bubut untuk membentuk lobang dengan diameter sekitar 2 cm. Setelah tercipta rongga, selanjutnya adalah tahap membuat lubang-lubang nada, yakni 6 lubang di bagian muka-atas sebagai interval nada, dan 1 lubang di bawah sebagai syarat terciptanya suara khas dari Serune Kalee.



Selamat mencoba semoga bisa berhasil dan juga jangan lupa untuk membaca referensi yang lain agar hasilnya bisa sempurna. KLIK DISINI
Share this article :

Post a Comment

 
Copyright © 2013. Nanggroe Aceh - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger
DMCA.com