Jangan jadikan COPAS (Copy-Paste) sebagai budaya ! ! !
Pin It

Sejarah Lahirnya Gerakan Aceh Merdeka Hasan Tiro

22comments

Sejarah Lahirnya Gerakan Aceh Merdeka Hasan Tiro
Nanggroe Aceh - Sejarah lahirnya Gerakan Aceh Merdeka Hasan Tiro lahir pada 4 Desember 1976. Tapi sebenarnya catatan sejarah Aceh Merdeka atau Gerakan Aceh Merdeka baru didirikan pada 20 Mei 1977. Hasan Tiro lah yang memilih hari lahir GAM adalah pada tanggal yang disebut paling awal, disesuaikan dengan proklamasi kemerdekaan Aceh Sumatera. Proklamasi ini dilangsungkan di Bukit Cokan, pedalaman Kecamatan Tiro, Pidie. Prosesi ini dilakukan secara sederhana, dilakukan di suatu tempat yang tersembunyi, menandakan bahwa awal-awalnya, gerakan ini adalah gerakan bawah tanah yang dilakukan secara diam-diam. Bersamaan dengan proklamasi kemerdekaan, Hasan Tiro juga mengumumkan struktur pemerintahan Negara Aceh Sumatera. Akan tetapi, kabinet tersebut belum berfungsi hingga pertengahan 1977, persoalannya adalah karena para anggota kabinet pada umumnya masih berbaur dengan masyarakat luas untuk kampanye dan persiapan perang gerilya. Kabinet Negara Aceh Sumatera baru dapat melaksanakan sidang pertamanya pada 15 Agustus 1977. Sedangkan upacara pelantikan dan pengumpulan anggota kabinet dilaksanakan pada 30 Oktober 1977 di camp Lhok Nilam pedalaman Tiro, Pidie. Kabinetnya sendiri pada waktu itu, hanyalah terdiri dari beberapa orang saja, yaitu: Presiden (Hasan Muhammad Tiro), Perdana Menteri (Dr.Muchtar Hasbi), Wakil Perdana Menteri (Teungku Ilyas Leube), Menteri Keuangan (Muhammad Usman), Menteri Pekerjaan Umum (Ir.Asnawi Ali), Menteri Perhubungan (Amir Ishak BA), Menteri Sosial (Dr.Zubir Mahmud) dan Menteri Penerangan (M. Tahir Husin).

Artikel Sejarah Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini tidak mengkhususkan deskripsi pada peristiwa detail secara kronologis yang berkaitan pada kejadian disekitar proklamasi ini. Akan tetapi lebih menarik untuk memaparkan latar belakang kelahiran dan motif-motif yang melahirkan peristiwa ini. Tidak sama dengan kelahiran manusia yang bisa dipastikan dari satu sebab tunggal, yakni proses prokreasi, maka kelahiran GAM sebagai sebuah peristiwa tidak disebabkan faktor yang tunggal namun multifaktor. Terdapat berbagai pendapat yang telah menjelaskan beberapa hal yang menjadi kausa peristiwa ini.

Pertama, sejarah lahirnya Gerakan Aceh Merdeka Hasan Tiro bahwa GAM merupakan lanjutan perjuangan atau setidaknya terkait Sejarah Darul Islam (DI) Aceh yang sebelumnya pernah meletus pada 1950-an. Tesis ini, didukung oleh Isa Sulaiman yang menilai keterkaitan GAM dangan DI, karena persoalan DI tidak diselesaikan secara tuntas. Dukungan para tokoh DI pada awal lahirnya GAM memperkuat tesis bahwa ada yang belum selesai pada upaya integrasi yang dibangun oleh Sukarno untuk menyelesaikan pemberontakan DI/TII Daud Beureueh. Namun, penulis menilai tesis ini lemah karena meski memiliki beberapa keterkaitan, tapi bukti bahwa GAM ternyata tidak melanjutkan ideologi Islam sebagai dasar perjuangan dan lebih memilih nasionalisme Aceh sebagai isu polpulisnya merupakan antitesis yang jelas menggugurkan pendapat ini.

Kedua, sejarah lahirnya Gerakan Aceh Merdeka Hasan Tiro karena faktor ekonomi, yang berwujud ketidakadilan dan ketimpangan ekonomi antara pusat dengan daerah. Pemerintahan sentralistik Orde Baru menimbulkan kekecewaan berat terutama di kalangan elite Aceh. Pada era Soeharto, Aceh menerima 1% dari anggaran pendapatan nasional, padahal Aceh memiliki kontribusi 14% dari GDP Nasional. Terlalu banyak pemotongan yang dilakukan pusat yang menggarap hasil produksi dari Aceh. Sebagian besar hasil kekayaan Aceh dilahap oleh penentu kebijakan di Jakarta. Meningkatnya tingkat produksi minyak bumi yang dihasilkan Aceh pada 1970-an dan 1980-an dengan nilai 1,3 miliar US Dolar tidak memperbaiki kehidupan sosial ekonomi dan budaya Aceh dan Adat Aceh dalam tatanan masyarakat.


Share this article :

+ comments + 22 comments

June 20, 2014 at 10:08 PM

jadfi tujuan gam itu sebetul nya apa sih gan
mohon bimbingan nya

November 5, 2014 at 11:08 PM

nice info,.
Lanjutkan

November 7, 2014 at 10:05 AM

Tujuan kami orang Aceh.. Ingin merebut hak kami sendiri....

January 26, 2015 at 3:51 AM

Sayang aceh tidak jadi merdeka padahal aceh adalah ibukota pulau sumatera, kalo aceh merdeka provinsi lainnya juga mau merdeka biar rakyat sumatera kaya raya, mengelola kakayaan sendiri, tidak seperti sekarang tanahnya saja sudah dijual ke malaysia melalu perusahaan sehingga lebih dari 30% tanah disumatera dikuasai asing dan belum lagi sumber daya minyak gas dan tambang dikelola oleh asing, namun pusat yang membuat UU selalu membiarkan ini, sekarang pemerintah pusatlah yang menjajah pulau sumatera, contoh diaceh ada partai aceh namun masih ada partai lainnya sebagai pembanding untuh memecah persatuan aceh, coba kalo hanya partai aceh saja pasti kepentingan orang-orang yang terpilih tujuannya hanya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat aceh dan membuat UU demi kepentingan Aceh, semoga rakyat Aceh menjadi lebih makmur dan kekayaan alam dikelola oleh propinsi aceh sendiri termasuk izin ekspor dan impor dikelola pemda aceh seperti dahulu Aceh proppinsi yang kaya raya menyumbangkan pesawat pertama untuk Indonesia tp kenyataan sekarang malah sebaliknya, merdeka rakyat aceh itulah cita-cita para pejuang yang telah gugur demi keinginan untuk mandiri

January 26, 2015 at 3:52 AM

Sayang aceh tidak jadi merdeka padahal aceh adalah ibukota pulau sumatera, kalo aceh merdeka provinsi lainnya juga mau merdeka biar rakyat sumatera kaya raya, mengelola kakayaan sendiri, tidak seperti sekarang tanahnya saja sudah dijual ke malaysia melalu perusahaan sehingga lebih dari 30% tanah disumatera dikuasai asing dan belum lagi sumber daya minyak gas dan tambang dikelola oleh asing, namun pusat yang membuat UU selalu membiarkan ini, sekarang pemerintah pusatlah yang menjajah pulau sumatera, contoh diaceh ada partai aceh namun masih ada partai lainnya sebagai pembanding untuh memecah persatuan aceh, coba kalo hanya partai aceh saja pasti kepentingan orang-orang yang terpilih tujuannya hanya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat aceh dan membuat UU demi kepentingan Aceh, semoga rakyat Aceh menjadi lebih makmur dan kekayaan alam dikelola oleh propinsi aceh sendiri termasuk izin ekspor dan impor dikelola pemda aceh seperti dahulu Aceh proppinsi yang kaya raya menyumbangkan pesawat pertama untuk Indonesia tp kenyataan sekarang malah sebaliknya, merdeka rakyat aceh itulah cita-cita para pejuang yang telah gugur demi keinginan untuk mandiri

January 26, 2015 at 3:52 AM

Sayang aceh tidak jadi merdeka padahal aceh adalah ibukota pulau sumatera, kalo aceh merdeka provinsi lainnya juga mau merdeka biar rakyat sumatera kaya raya, mengelola kakayaan sendiri, tidak seperti sekarang tanahnya saja sudah dijual ke malaysia melalu perusahaan sehingga lebih dari 30% tanah disumatera dikuasai asing dan belum lagi sumber daya minyak gas dan tambang dikelola oleh asing, namun pusat yang membuat UU selalu membiarkan ini, sekarang pemerintah pusatlah yang menjajah pulau sumatera, contoh diaceh ada partai aceh namun masih ada partai lainnya sebagai pembanding untuh memecah persatuan aceh, coba kalo hanya partai aceh saja pasti kepentingan orang-orang yang terpilih tujuannya hanya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat aceh dan membuat UU demi kepentingan Aceh, semoga rakyat Aceh menjadi lebih makmur dan kekayaan alam dikelola oleh propinsi aceh sendiri termasuk izin ekspor dan impor dikelola pemda aceh seperti dahulu Aceh proppinsi yang kaya raya menyumbangkan pesawat pertama untuk Indonesia tp kenyataan sekarang malah sebaliknya, merdeka rakyat aceh itulah cita-cita para pejuang yang telah gugur demi keinginan untuk mandiri

January 26, 2015 at 3:53 AM

Sayang aceh tidak jadi merdeka padahal aceh adalah ibukota pulau sumatera, kalo aceh merdeka provinsi lainnya juga mau merdeka biar rakyat sumatera kaya raya, mengelola kakayaan sendiri, tidak seperti sekarang tanahnya saja sudah dijual ke malaysia melalu perusahaan sehingga lebih dari 30% tanah disumatera dikuasai asing dan belum lagi sumber daya minyak gas dan tambang dikelola oleh asing, namun pusat yang membuat UU selalu membiarkan ini, sekarang pemerintah pusatlah yang menjajah pulau sumatera, contoh diaceh ada partai aceh namun masih ada partai lainnya sebagai pembanding untuh memecah persatuan aceh, coba kalo hanya partai aceh saja pasti kepentingan orang-orang yang terpilih tujuannya hanya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat aceh dan membuat UU demi kepentingan Aceh, semoga rakyat Aceh menjadi lebih makmur dan kekayaan alam dikelola oleh propinsi aceh sendiri termasuk izin ekspor dan impor dikelola pemda aceh seperti dahulu Aceh proppinsi yang kaya raya menyumbangkan pesawat pertama untuk Indonesia tp kenyataan sekarang malah sebaliknya, merdeka rakyat aceh itulah cita-cita para pejuang yang telah gugur demi keinginan untuk mandiri

January 26, 2015 at 3:53 AM

Sayang aceh tidak jadi merdeka padahal aceh adalah ibukota pulau sumatera, kalo aceh merdeka provinsi lainnya juga mau merdeka biar rakyat sumatera kaya raya, mengelola kakayaan sendiri, tidak seperti sekarang tanahnya saja sudah dijual ke malaysia melalu perusahaan sehingga lebih dari 30% tanah disumatera dikuasai asing dan belum lagi sumber daya minyak gas dan tambang dikelola oleh asing, namun pusat yang membuat UU selalu membiarkan ini, sekarang pemerintah pusatlah yang menjajah pulau sumatera, contoh diaceh ada partai aceh namun masih ada partai lainnya sebagai pembanding untuh memecah persatuan aceh, coba kalo hanya partai aceh saja pasti kepentingan orang-orang yang terpilih tujuannya hanya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat aceh dan membuat UU demi kepentingan Aceh, semoga rakyat Aceh menjadi lebih makmur dan kekayaan alam dikelola oleh propinsi aceh sendiri termasuk izin ekspor dan impor dikelola pemda aceh seperti dahulu Aceh proppinsi yang kaya raya menyumbangkan pesawat pertama untuk Indonesia tp kenyataan sekarang malah sebaliknya, merdeka rakyat aceh itulah cita-cita para pejuang yang telah gugur demi keinginan untuk mandiri

January 26, 2015 at 3:54 AM

Sayang aceh tidak jadi merdeka padahal aceh adalah ibukota pulau sumatera, kalo aceh merdeka provinsi lainnya juga mau merdeka biar rakyat sumatera kaya raya, mengelola kakayaan sendiri, tidak seperti sekarang tanahnya saja sudah dijual ke malaysia melalu perusahaan sehingga lebih dari 30% tanah disumatera dikuasai asing dan belum lagi sumber daya minyak gas dan tambang dikelola oleh asing, namun pusat yang membuat UU selalu membiarkan ini, sekarang pemerintah pusatlah yang menjajah pulau sumatera, contoh diaceh ada partai aceh namun masih ada partai lainnya sebagai pembanding untuh memecah persatuan aceh, coba kalo hanya partai aceh saja pasti kepentingan orang-orang yang terpilih tujuannya hanya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat aceh dan membuat UU demi kepentingan Aceh, semoga rakyat Aceh menjadi lebih makmur dan kekayaan alam dikelola oleh propinsi aceh sendiri termasuk izin ekspor dan impor dikelola pemda aceh seperti dahulu Aceh proppinsi yang kaya raya menyumbangkan pesawat pertama untuk Indonesia tp kenyataan sekarang malah sebaliknya, merdeka rakyat aceh itulah cita-cita para pejuang yang telah gugur demi keinginan untuk mandiri

gam cantoi
February 8, 2015 at 10:07 PM

kamabok ngen peng griik.aspirasi 10 miliar.rakyat deuek,pengangguran meutamah.hodiba dum pengnyan kadisak lampukoomadih

March 23, 2015 at 10:48 PM

Mau kaya kerja

May 16, 2015 at 7:55 AM

@gnt fiberBila dilihat dari sejarahnya GAM itu berdiri karena adanya ketidak-adilan dari Pemerintah Republik Indonesia terhadap Aceh. Aceh bergabung dengan Indonesia atas diplomasi Soekarno yang menyatakan akan memberikan hak penuh bagi Aceh terhadap Syariat Islam dan hak penuh atas sektor migas. Tapi pihak RI mengkhianatinya dan terjadilah pemberontakan DI/TII yang kemudian dilanjutkan oleh GAM. Jadi secara garis besar, GAM memberontak atas dasar pengkhianatan RI terhadap hak-hak orang Aceh yang dilanggar.

July 4, 2015 at 1:18 PM

Jelas sekali sejarah lahirnya gan, dan dengan alasan yang masuk akal.

Anonymous
October 24, 2015 at 9:00 PM

Sumatera kalau tidak ada orang Jawa tidak bisa maju

October 30, 2015 at 6:04 PM

mari kita mulai kembali. km siap untuk berjuang lagi.

December 18, 2015 at 7:31 AM

Please do not coment,if you not understand what people atjeh needed,respect will be rigth

December 18, 2015 at 7:34 AM

Please do not coment,if you not understand what people atjeh needed,respect will be rigth

Anonymous
December 30, 2015 at 10:49 AM

@Teuku Asri

"Aceh menerima 1% dari anggaran pendapatan nasional, padahal Aceh memiliki kontribusi 14% dari GDP Nasional"

Konflik dimasa lalu itu hanya masalah uangnya lari ke kantong pemerintah indonesia atau lari ke kantong pemimpin GAM.

Lihat setelah GAM di pangkas dan ada perjanjian helsinki, terbukti warga aceh masih susah!

Bahkan sampai ada gerakan din minimi yg menuntut mantan pemimpin GAM yg sekarang menjadi orang2 penting di aceh berlaku adil dan memperhatikan warganya aceh!

Ayo sekarang warga aceh berpikir! Dulu seandainya GAM sukses, apakah warga aceh akan makmur? toh sekarang aceh dipimpin mantan GAM pun masih susah! Kalian yakin para pemimpin gerakan separatis itu berjuang untuk "bangsa" aceh? bukan untuk perutnya sendiri?

Kalau ada gerakan yg memecah perdamaian sudah saatnya warga aceh jangan mau dibodohi lagi!

Jangan2 warga aceh selama ini susah karena kurang berusaha untuk dirinya sendiri! Kalau begitu jangan jadikan kemerdekan aceh sebagai alibi! Banyak teman2 kuliah saya di tahun 90an orang aceh di jogja yg dapet beasiswa pemerintah sekarang hidupnya sangat2 makmur. Beberapa sekarang sudah di luar negeri dan jadi orang2 hebat yg mengharumkan nama bangsa indonesia sekaligus warga aceh.

Ayo warga aceh semangat membangun daerahnya bukan merusak dengan peperangan! Hidup mandiri dimulai dari diri sendiri! Aceh semoga sejahtera! Amiin!

January 5, 2016 at 6:39 PM

orang aceh kan punya ego yang tinggi. otak gak seberapa tapi gengsinya selangit. lebih ramah orang gayo..
aceh kuat dalam hal otot, tapi otaknya bodoh2..

Anonymous
April 17, 2016 at 2:25 PM

Bisa apa indonesia tanpa ACEH ???? Orang jawa gausah sok hbat pakai bilang sumatera ga maju tanpa orang jawa , lu gatau ASLI nya sejarah di balik semua ini . BISA APA INDONESIA TANPA ACEH ?? 1 hal yang harus kalian tau dari dulu dulu itu aceh sudah jadi sebuah NEGARA . SALAM MERDEKA BUAT ACEH !!! HAK BANGSA ACEH .. HAK NEGARA ACEH !!!

Anonymous
June 8, 2016 at 6:34 PM

Kalau anda tidak tahu dengan sejarah aceh jangan sembarang komentar ya

July 7, 2016 at 10:55 PM

Udah jangan bertengkar dari sabang sampai merauke adalah indonesia jadi jangan berdebat,jika kalian berdebat dengan begini kalian tidak kasihan kah terhadap pahlawan yang membuat kita merdeka ingatlah wahai saudaraku.

Post a Comment

 
Copyright © 2013. Nanggroe Aceh - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger
DMCA.com