Jangan jadikan COPAS (Copy-Paste) sebagai budaya ! ! !
Pin It

D. Kemalawati, Penyair Paling Produktif Di Aceh

3comments

D. Kemalawati, Penyair Paling Produktif Di Aceh
Nanggroe Aceh - Siapa yang tidak mengenal sosok D. Kemalawati yang merupakan salah seorang penggiat sastra di negeri serambi mekkah. Selain menggeluti dunia sastra beliau juga seorang budayawati yang sering mengangkat tema-tema budaya dalam kesusasteraan dirinya. Dek Nong, begitu nama kecilnya juga menjadi seorang deklarator Hari Puisi Indonesia di Pekanbaru, Riau. Tidak hanya sukses di dunia sastra, beliau juga menjadi seorang guru matematika di SMKN 2 Banda Aceh, sebagai bentuk pengabdian atas gelar sarjana pendidikan yang diperolehnya. 

Dalam dunia tulis menulis, beliau merupakan penulis perempuan yang paling produktif. Tidak hanya aktif dalam forum-forum sastra di dalam negeri saja, beliau juga aktif di mancanegara bersama penyair-penyair kondang lainya di Indonesia. Surat Dari Negeri Tak Bertuan (2006) adalah salah satu antologi puisi yang dilahirkan dari jemari D. Kemalawati dan diterbitkan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Banyak dari isi puisi ini berisikan tentang kegalauan hidup masyarakat Aceh dalam konflik yang mendera bangsa ini. Puisi-puisi karya D. Kemalawati sangat menyentuh layaknya mendengarkan petuah dari ibu tercinta. 

Prestasinya dalam bidang sastra sangat mengkilau, beliau berhasil meraih penghargaan seperti menjadi seorang finalis lomba menulis cerpen guru tingkat nasional atas cerpennya yang berjudul "Lelaki Berbahasa Ibu". 

Penulis kreatif dan juga seorang penari dan pemain teater ini, menjadi Pengurus Dewan Kesenian Banda Aceh dan juga dewan pakar di Dewan Kesenian Banda Aceh. Bersama suaminya Helmi Hass, Sulaiman Tripa dan kawan-kawan mendirikan Lapena. Lembaga yang bergerak di bidang kebudayaan dan masyarakat Aceh, serta pendokumentasian karya sastra di Aceh. Lapena juga telah banyak melahirkan penyair-penyair ternama di Aceh dan terus mencari bibit-bibit sastrawan di seluruh pelosok Aceh.
Share this article :

+ comments + 3 comments

October 30, 2014 at 1:32 AM

bu kemalawati, guru saya di SMK 2 :D

March 3, 2015 at 6:59 AM

@ridhoBeliau juga seorang guru sastra saya ketika masih di komunitas sastra dulu. Salut kepadanya, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

Anonymous
September 18, 2015 at 3:21 AM

aminnnn :D

Post a Comment

 
Copyright © 2013. Nanggroe Aceh - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger
DMCA.com